Tinggi: 27, Halaman:
Penulis: Asma Amin, Farhanuddin, Muhammad Nasir Badu, Darw
Buku ini merupakan salah satu luaran tambahan di tahun ke-2 dari skema Penelitian Kerjasama Antar Perguruan Tinggi (PKPT) antara Tim Pengusul dari Universitas Sulawesi Barat atas nama Asma Amin dan Farhanuddin serta Tim Mitra dari Universitas Hasanuddin atas nama Muh. Nasir Badu, Ph.D dan Drs. Darwis Ph.D. Di tahun sebelumnya, kami telah menerbitkan buku pertama (2017) dari hasil penelitian ini dengan judul “Narkotika dan Zat Psikotropika sebagai Kejahatan Transnasional”.
Buku ini secara spesifik akan menganalisis berbagai faktor yang menyebabkan berkembangnya masalah narkoba di Sulawesi Barat. Pada tahun 2015, BNN-Puslitkes UI merilis sebuah data dalam laporan tahunan 2015 dimana Provinsi Sulawesi Barat menduduki peringkat ke 16 tingkat prevalensi penyalahguna narkoba dari 34 Provinsi di Indonesia. Sebelumnya, pada tahun 2014 posisi Sulawesi Barat jauh lebih terpuruk karena berada di rangking ke 11 dalam tingkat penyalahgunaan narkoba dengan prevalensi 2,09 persen sehingga menyebabkan Sulawesi Barat dikategorikan sebagai wilayah darurat narkoba. Setidaknya, terdapat delapan faktor yang menjadi temuan kami, yang menjadi penyebab semakin meningkatnya masalah narkoba di Sulawesi Barat yaitu: kondisi geografis; keterlibatan aparat hukum; pertumbuhan ekonomi penduduk; faktor sosial; perluasan pasar narkoba ke wilayah pedesaan; kurang aktifnya pemerintah daerah dalam upaya P4GN; terjadinya migrasi penduduk yang turut membawa keluar-masuknya narkoba; dan terakhir adalah tersedianya berbagai jenis obat-obatan yang disalahgunakan sebagai pengganti dari jenis narkotika dan psikotropika atau dalam buku ini kami istilahkan sebagai : “narkoba substitusi”.
Akhirnya dengan terselesainya buku ini, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu terutama kepada para nara sumber kami khususnya kepada BNNP Sulawesi Barat dan Polda Sulawesi Barat beserta jajaran Polres kabupaten di Sulawesi Barat atas bantuan dan layanannya kepada kami selama proses penelitian serta usahanya dalam mengatasi berbagai masalah-masalah narkoba di Sulawesi Barat. Semoga integritas kalian dalam melaksanakan tugas selalu terjaga. Secara khusus kepada Bapak Tino, S.Pi dari BNNP Sulawesi Barat atas seluruh bantuannya yang tak terhingga selama dua tahun ini, atas jawaban dan penjelasan dari semua pertanyaan-pertanyaan kami, kiriman file dan data-data yang sangat bermanfaat bagi kami, atas masukan dan editing dari setiap penggalan narasi dari buku ini dan setiap diskusi-diskusi singkat tanpa kopi, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, semoga kebaikan bapak dibalas oleh Allah SWT. Semoga diskusi-diskusi tentang masa depan negeri yang bebas narkoba selalu terjaga dalam menciptakan ide-ide kreatif selanjutnya. Selanjutnya kepada pihak Universitas Sulawesi Barat terutama LPPM Universitas Sulawesi Barat yang telah memberikan ruang bagi para dosen untuk semakin aktif dan giat dalam meneliti. Semoga selalu tersedia ruang yang semakin luas meski tanpa segelas kopi untuk selalu merepotkan kalian dalam penelitian dan pengabdian dosen-dosen Unsulbar. Terima kasih terdalam untuk asisten-asisten peneliti kami: Gustina, Samannur, Fatmala Anas, Nining Gayus Midar dan Sartika atas bantuannya selama proses penelitian ini. Semoga kelak, kalian segera beralih status dari asisten peneliti menjadi peneliti-peneliti muda yang handal dan produktif. Terima kasih yang tak terhingga kepada Tim Mitra kami, Bapak Muh. Nasir Badu, Ph.D dan Drs. H. Darwis B, Ph.D atas bimbingan, arahan dan bantuannya selama pelaksanaan penelitian kurang lebih dua tahun lamanya. Kami menyadari sepenuhnya bahwa penelitian ini adalah awal bagi kami berkecimpung di dunia penelitian, sehingga tentunya jauh dari kesan kata sempurna. Permintaan maaf tak lupa teriring bersama terima kasih kami untuk semuanya. Semoga ke depannya, kami mampu mengukir rekam jejak yang sama dengan Bapak-Bapak sekalian dan kembali menjadi team partner yang solid untuk penelitian-penelitian lainnya. Salam hormat kami untuk Tim Mitra yang sangat kami hormati dan banggakan.
Akhirnya buku ini kami persembahkan kepada khalayak umum, semoga memberikan manfaat, terutama bagi masyarakat, mahasiswa atau para peneliti di bidang yang sama untuk menjadi referensi atau bahan perbandingan. Semoga buku ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan berbagai kebijakan pemerintah atau dalam skala kecil di tingkat universitas dalam mengatasi berbagai masalah yang terkait dengan narkoba. Tidak dapat dinafikkan, narkoba telah menyentuh ranah pendidikan sebagai sasaran empuk, termasuk di kalangan dunia kampus dan mahasiswa. Besar harapan kami bahwa setiap diri membangun benteng bagi dirinya sendiri serta mengambil peran aktif dalam mendukung pemerintah sesuai kapasitas masing-masing dalam penanganan masalah narkoba ini. Semoga kita semua tidak menyumbang dan termasuk dalam bagian yang menjadikan angka prevalensi narkoba di Sulawesi Barat semakin tinggi.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa buku ini tidak lepas dari segala kekurangan dan kesalahan, untuk itu kami memohon maaf dan dengan tangan terbuka menerima saran dan kritikan yang membangun demi perbaikan dalam penulisan dan penyusunan buku-buku selanjutnya.